Kompetisi dalam Formula1


Ada berapa persaingan dalam balapan formula 1?

Dalam hitungan resmi, hanya ada dua kompetisi yaitu: kompetisi antar pembalap dan kompetisi antar tim (konstruktor). Tetapi sebenarnya terdapat tiga kompetisi yaitu, kompetisi antar pembalap, antar konstruktor (tim) dan yang terakhir adalah antar produsen mesin.

Sebagian tim peserta balap juga merupakan produsen/pensuplai mesin buat tim lain, kita sebut saja

Ferrari, membuat mesin untuk tim sendiri serta mensupplai mesin untuk STR dan Sauber.

Mercedes, membuat mesin untuk di pakai sendiri dan mensuplai ke Mclaren dan Force India.

Renault, membuat mesin untuk di pakai sendiri dan mensuplai ke RedBull.

Cosworth (Ford) membuat mesin untuk Lotus, Hispania, Virgin dan Williams.

Diantara empat merk mesin yang berkompetisi, hanya satu yang belum bersaing: Cosworth. Apalagi mesin tersebut di pakai oleh tim yang tidak dapat diandalkan seperti Lotus, Hispania, dan Virgin. Sedangkan Williams mungkin terpaksa menggunakan mesin ini karena di tinggalkan oleh Toyota yang mundur dari lintasan F1.

Membangun mesin yang powerfull dan reliable memang membutuhkan dana yang tidak sedikit, sekarang tergantung dari daya beli tim pengguna. Jika tim pengguna sanggup memberi gula ke Cosworth, saya rasa Cosworth juga akan memberi tidak hanya sekedar permen (gaya bahasa apa ini ya…)

Dari empat merk mesin yang berkompetisi sampai GP Cina kemarin, hanya racikan Mercedes yang mengkilat alias sempurna, posisi kedua adalah Renault yang saya sebut bersinar alias bagus. Tetapi untuk legenda lintasan, Ferrari justru biasa-biasa saja.

Dua mesin pertama, memiliki performa yang hampir selalu oke di semua tim pengguna, sedangkan mesin Ferrari hanya oke(?) di tim Ferrari, itulah alasan saya menempatkan Ferrari di posisi tiga.

Untuk kompetisi para driver, Hamilton siap mengangkat piala sebagai juara dunia. Masih terlalu pagi memang, tetapi performa mobil andalannya sudah menunjukkan ke arah juara. Saingan terberat Hamilton mungkin datang dari Button sang team mate, karena Kubica dengan Renault belum bisa membendung Hamilton, sedangkan RedBull dengan driver Vettel dan Weber seperti tahun kemarin bagus tapi tidak stabil. Mungkin Alonso bisa menjadi orang ketiga dalam kompetisi ini, asalkan paket Ferrari-nya mendukung.

Menurut saya, saingan terberat Hamilton seharusnya Alonso, tetapi seperti kita tahu, Ferrari punya kelemahan pada mesin dan kalo belum ketemu juga penyakit pada mesin-mesin Ferrari, bisa jadi Ferrari akan menghabiskan jatah mesin sebelum musim ini berakhir dan ujung-ujungnya kena pinalti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: