aksi nekad dan sabarnya pak polisi….


Kegiatan rutin mas-giey di pagi hari adalah mengantarkan putri kedua menuju sekolah sekaligus  berangkat kerja. Kegiatan seperti ini telah memasuki tahun ke lima, karena berlangsung sejak puti kedua belajar di tingkat TK.

Berbagai kejadian jelas pernah mas-giey saksikan dalam rutinitas ini : kemacetan, kesemerawutan, dan segala romantika berkendara. Bahkan sesekali mas-giey melihat pengguna jalan saling beradu pukul di tengah jalan akibat kebiasaan saling srobot dan tidak tertib pada aturan lalu lintas.

Atau kejadian menggelikan : segerombolan angkutan kota yang nekat tidak mau antri, menghabiskan lajur kanan yang bukan hak-nya mendahului pengguna jalan lainnya yang sedang sabar menunggu antrian. Dan……. langsung berhadapan dengan truk pengangkut semen dari arah Cileungsi.

Memang tidak terjadi tabrakan, karena angkutan kota dan truk saling menghentikan lajunya dalam jarak aman. Tetapi pengemudi truk yang merasa berada di jalur yang semestinya, bersikukuh tidak memberi jalan bagi segerombolan angkutan kota yang tak tahu diri ini.

Airhorn yang super lantang di tambah sangarnya penampilan dan besarnya truk, memaksa angkutan kota untuk mundur agar truk dapat melaju. Pengemudi truk dengan santainya melaju perlahan-lahan “mendorong” segerombolan angkutan kota yang mengundurkan diri menghindari kemungkinan buruk jika nekat beradu dengan monster.

Sorak-sorai pengguna jalan lainnya riuh terdengar, menyemangati aksi sang pengemudi truk sekaligus mentertawakan segerombolan angkutan kota. Dan……kekacauan melanda barisan angkutan kota yang super binal tersebut. mas-giey dan beberapa pengguna jalan lainnya tertawa menyaksikan kejadian yang sangat menghibur ini , walau kekacauan lalulintas menjadi semakin tak terkendali…

***

Seperti kejadian pagi tadi, seorang perempuan muda mengendarai skutik tampak terburu-buru berangkat kerja. Walaupun tidak mengenakan helm, dia nekat melaju mendahului beberapa kendaraan yang antri.  Perempuan muda ini, sebelumnya telah memotong jalur mas-giey dengan se enak udele dhewe. Dan ketika dia terhenti oleh seksinya pantat truk, mas-giey mengambil alih jalur yang kosong.

Berusaha untuk menutup jalur kanan agar dia tidak lagi mendahului, maksudnya agar tidak menimbulkan kemacetan didepanku.  Namun dasar nekat…….ketika ada sedikit kesempatan dia langsung sikat jalur kanan dan melaju didepan mas-giey, sialan……

Namun hal itu tidak berlangsung lama karena dia langsung berhadapan dengan polisi yang sedang sibuk mengatur jalan. Dengan sigap pak polisi berdiri didepan motornya yang melaju, kedua tangan pak polisi bergerak maju mendorong dan menahan agar skutik tersebut tidak nekat menyeberang jalan yang sedang sibuk.

Perempuan muda tersebut melotot ke arah pak polisi dan pak polisi-pun tidak berubah pendirian…….mendorong skutik agar mundur ke antrian. Dengan sangat terpaksa, si perempuan muda mundur di bawah tatapan mata pak polisi.

Hebatnya…..pak polisi tidak melepaskan tatapan matanya terhadap si perempuan tersebut, membuat si perempuan jadi grogi dan dengan buru-buru dia menepi dan mengenakan helm. Ketika dia hendak kembali ke antrian, tatapan pak polisi tidak juga beralih dari dirinya, seakan-akan melarang dia memasuki antrian…….dan si perempuan celingukan seperti orang linglung…..Kejadian berlangsung sekitar lima menit, dan entah apa yang terjadi……..siperempuan langsung kabur ke arah yang berlawanan dengan tujuan….pulang?? entahlah!!!

****

Pak polisi  benar-benar sabar pagi ini, padahal beliau dikenal sebagai pak polisi yang galak (bagi mereka yang nekat). Padahal lagi, pak polisi ini berhak mengeluarkan tilang atau setidaknya tegoran kepada si perempuan muda tadi.

Tetapi, tatapan matanya ternyata jauh lebih bertuah di banding suara yang keluar dari bibirnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: