si kumbang

Agustus 15, 2010

Dalam gambar diatas tampak sebuah VW Beetle yang sedang melaju, anda dapat membaca kalimat yang tertulis pada body mobil. VW tersebut berbahan bakar gas metana yang dihasilkan dari proses daur ulang sampah (limbah). Demikianlah yang saya tangkap dari artikel yang tertulis di popsci.com.

GENeco adalah sebuah instalasi (perusahaan) pengolahan limbah di Bristol, Inggris yang telah berhasil memproduksi gas metana. Produk tersebut dihasilkan dengan cara mengolah limbah dan mereka telah menggunakannya sebagai sumber energi pada lingkungan mereka.

Setidaknya, proyek mereka saat ini talah berjalan cukup efisien, mereka dapat men-suplai gas untuk sekitar 70 rumah tangga di sekitar mereka selama setahun penuh. Gas yang disuplai untuk kebutuhan rumah tangga adalah kelebihan gas yang tidak dapat mereka gunakan sendiri dan mereka tidak mau ada gas yang terbuang percuma.

GENeco juga tertantang untuk dapat memanfaatkan produk gas mereka menjadi sumber energi bagi kendaraan, walaupun harus mengeluarkan biaya mahal, GENeco tetap mengimpor peralatan khusus, untuk menyempurnakan biogas yang mereka hasilkan agar tidak menurunkan kinerja mesin.

Pengolahan limbah menjadi gas metana adalah langkah pertama dari agenda lingkungan GENeco yang ambisius. Perusahaan tersebut mempunyai rencana agar pabrik mereka dapat segera melakukan daur ulang sampah yang berasa dari makanan.

Walaupun tidak ditujukan untuk menggantikan kebutuhan akan minyak bumi, namun jelas upaya yang dilakukan oleh GENeco merupakan langkah yang positif. Jika proyek GENeco berjalan sukses, maka limbah makanan tidak lagi menjadi barang yang tidak bernilai atau setidaknya tidak lagi menimbulkan kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan, karena setelah dikonversi menjadi gas metana dapat di konsumsi sebagai bahan bakar kendaraan.

Iklan

Dagger GT : 2000 hp

Agustus 13, 2010

Tidak banyak yang bisa di ceritakan dari mobil paling edan dari daratan amerika ini. Sebuah produk sangat eksklusiv dipersembahkan kepada mereka yang mencintai :kecepatan, performa dan tentu saja exclusivitas.

Dagger GT adalah produk buatan tangan (hand-made) para seniman dengan sentuhan yang luar biasa dan setiap mobil akan dibuat dengan sentuhan personal dari sang pemilik.

Ketika membaca artikel ini, saya teringat akan mobil sangar buatan amerika yang telah lebih dulu berkiprah : Supercar Saleen S7. Dan sepertinya Dagger GT memang akan di posisikan sebagai lawan berat dari Saleen S7.

Dagger GT ditawarkan dalam tiga model berbasis sportcars : model mobil sport jalan raya yang garang namun nyaman; mobil sport yang lembut; dan GT-X super mewah. Ketiga model tersebut tetap akan mengikuti  regulasi lalu lintas yang berlaku di 49 negara bagian AS.

Produksi mobil ini sangat terbatas untuk mempertahankan kualitas tinggi yang luar biasa. Setiap Dagger GT tersusun dari komponen balap dengan jaminan 100% dari para pembuatnya. Harga dasar Dagger GT-S atau model sport adalah $ 450.000, belum termasuk tambahan biaya untuk pekerjaan tambahan (custom). Dan menurut sang pembuat, lima unit Dagger akan siap di serahkan kepada pembeli pada pertengahan tahun 2011.

Profil : 2011 TranStar Racing Dagger G

Jenis : Roadster 2-pintu, produksi masal

Harga : $ 450,000 (dasar)

Konfigurasi :   Mesin belakang & penggerak Roda  Belakang

Mesin / kapasitas :   V8 / 9,4 L (9.400 cc)

Daya / Torsi :   2000 bhp / 2000 lb-ft

Max RPM : 7500 rpm

Transmissi (gear box) :    Mendeola 6-Speed Manual

Akselerasi 0-60 mph :    1.6 detik

Berat :  2420 lbs

Jika anda masih penasaran dengan Dagger GT, silakan cermati gambar-gambar berikut, dan jika tetap penasaran………….silahkan cari tahu di : http://www.DaggerGT.com


Ferrari 599 GTO

Juli 30, 2010


Lotec C1000 mobil juragan dari arab

Mei 16, 2010

Lotec C1000 berawal di tahun 1994 dan selesai dibangun pada tahun 1995 untuk seorang warga negara Uni Emirat Arab yang menginginkan memiliki satu-satunya mobil tercepat di dunia.

Lotec C1000

C1000 mengandalkan mesin buatan Mercedes, sedangkan bodi mobil dirancang oleh Lotec, dan dibuat hanya satu-satunya. Biaya yang dihabiskan untuk desain, rekayasa, dan pembuatan mobil ini lebih dari $ 1 juta, tepatnya $ 1,2 juta.

Huruf C  dalam C1000 menunjukkan bahwa mobil ini terbuat dari serat karbon, dan angka 1000 menunjukkan daya mobil yang hampir mencapai 1000 tenaga kuda.
Lotec C1000

C1000 ini mengkonsumsi bensin premium tanpa timbale atau campuran gas dan bahan bakar pesawat. Sekedar catatan, premium disini bukan berarti bensin premium reguler milik Pertamina tetapi bensin ber-oktan tinggi sekelas Pertamax plus.

Lotec C 1000, mampu menempuh kecepatan dari 0 – 60 mil/jam dalam waktu 3,2 detik dengan top speed 250 mil/jam. Seperti umumnya mobil coupe, mobil dua pintu ini mengusung mesin di tengah (mid engine) sebagai penggerak roda belakang.

Mesin Mercedes-nya mempunyai volume 5.547 cc, berkonvigurasi V 8 dilengkapi turbocharger, sehingga mampu menghasilkan daya 850 bhp pada putaran mesin 6200 rpm dengan pengatur kecepatan transmisi manual 5 percepatan.

Untuk urusan harga silahkan klik mobil juragan dari arab.


shock absorber menghasilkan listrik

Mei 14, 2010

Shock absorber yang menghasilkan listrik, yang dikembangkan oleh Cambridge, MA, berbasis Levant Power, selain dapat meningkatkan pengendalian kendaraan, juga mampu menurunkan konsumsi bahan bakar sebesar 1,5 hingga 6 persen, tergantung pada kendaraan dan kondisi jalan.

Levant telah menguji teknologinya pada kondisi riil di jalan raya dengan Humvee dan akan memperluas pengujian pada truk, bus, dan kendaraan lain musim panas ini. Penampilan luar peredam kejut ini tampak seperti shock absorber konvensional lainnya dan mereka dapat dipasang di kendaraan biasa, perbedaan yang terlihat hanyalah adanya kabel listrik pada salah satu ujungnya.

Kabel ini dapat disambungkan ke perangkat manajemen daya yang juga dapat mengatur daya dari sumber lain, seperti sebagai sistem pengereman regeneratif (semacam KERS?), perangkat thermoelectric yang mengkonversi limbah panas menjadi listrik, atau panel surya. Daya yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan untuk sistim kelistrikan mobil dengan tujuan mengurangi beban kerja alternator.

Seperti dalam shock breker konvensional, teknologi Levant menggunakan piston bergerak melalui minyak untuk meredam pergerakan. Tetapi Levant telah mengembangkan kepala piston yang memiliki kemampuan bertindak sebagai generator mini ketika piston bergerak. Untuk meningkatkan pengendalian kendaraan, pegatur daya (power controller) mengandalkan informasi dari sensor kecepatan dan sensor lain untuk mengubah resistensi dari generator, yang akan mengatur tingkat kekerasan dan kelembutan suspensi. Sebagai contoh, jika sensor mendeteksi mobil mulai berbelok, pengatur daya akan meningkatkan resistensi pada  peredam kejut dibagian roda luar, sehingga meningkatkan kestabilan saat menikung, kata pejabat Levant.

Levant tidak berencana untuk memproduksi teknologi itu sendiri, tetapi akan memberikan lisensi kepada pihak yang berniat memproduksinya atau membuat usaha patungan.

Anda dapat menelusuri selengkapnya artikel ini di technologyreview


gp monaco yang tidak menarik

Mei 12, 2010

Duo driver Sauber Pedro de la Rosa dan Kamui Kobayashi mengakui bahwa sirkuit jalan raya Grand Prix Monaco cenderung tidak sesuai dengan mobil mereka. Karakter jalanan sempit dan berliku-liku dari sirkuit ini, menuntut konsentrasi penuh semua driver dan mengharuskan mereka menghindari kesalahan sekecil apapun agar bisa sampai di garis finish, itu baru baru menyentuh garis finish belum tentu dapat point.

Bagi sebagian besar driver F1, mungkin telah mengenal lika-liku jalanan Monaco termasuk Pedro de la Rosa yag pernah menyentuh finish line di urutan 10 pada tahun 2002 bersama tim Jaguar. Sedangkan bagi Kobayashi, ini adalah pertama kalinya bagi dia untuk merasakan siksaan Monaco dengan mobil formula 1, walaupun dia pernah juga menyantap lintasan Monaco dalam kelas GP2.

Mungkin lomba di Monaco nanti akan mengalami banyak kekacauan yang timbul dari perbedaan kecepatan mobil peserta F1. Tim-tim anak bawang berpotensi mengacaukan lomba karena begitu lambatnya mobil mereka. Lotus, Virgin, dan Hispania selalu kedodoran dalam trek normal, sudah pasti akan lebih lambat di Monaco terutama Hispania yang di besut driver belum berpengalaman. Saya jadi ingat sebuah kejadian, David Coulthard pernah ngamuk-ngamuk mengacungkan tangan ke udara saat lomba berjalan. Kenapa? Dia yang berada di posisi terdepan dan dapat mencium ekor back marker, tetapi dia tidak dapat mendahului back marker, dongkol bener dia saat itu.

Kondisi demikian salah siapa? Tentu bukan salah tim peserta balapan, tetapi kesalahan ada di promotor lomba ini yang hanya senang menerima duit dari hak penyelenggaraan lomba tetapi menutup mata pada esensi balapan. Seakan-akan penyelenggara balap Monaco membeli balapan F1 dan dijadikan ajang pameran (parade) mobil langka.


sepeda motor kuno amerika (6)

Mei 11, 2010

Sepeda motor Pierce produksi 1910 adalah sepeda motor empat silinder pertama yang di bangun oleh produsen sepeda motor Amerika. Sayangnya, baik rancangan maupun perusahaan tersebut berumur pendek.

Sepeda motor Pierce dengan mesin 4 silinder diperkenalkan pada tahun 1909, dengan desain yang di pengaruhi oleh FN empat silinder yang dibangun di Belgia.

Dengan bentuk yang rendah dan jauh lebih modern dari FN, dan merupakan sepeda motor berkualitas tinggi yang dibangun dengan kerangka tubular yang mempunyai fungsi ganda sebagai rangka sekaligus tangki bahan bakar. Tenaganya yang dihasilkan dari mesin berkapasitas 700 cc (42 inch kubik).

Mesin merupakan bagian terintragrasi dengan frame dan menggerakkan roda belakang dengan perantaraaan sebuah batang (kopel) dan gardan, sesuatu yang baru pertama kalinya di terapkan pada motor buatan amerika. Model awal adalah berpenggerak langsung, tanpa kopling dan tanpa gearbox, baru pada tahun 1910, kopling dan transmisi dua kecepatan yang ditambahkan.
Pierce empat silinder merupakan sebuah motor mahal jika dilihat dari penjualannya yang sedikit, meskipun mesin dengan silinder tunggal dengan desain serupa juga ditawarkan. Konon kabarnya biaya produksi kedua model tersebut sangat besar sehingga perusahaan mengalami kesulitan keuangan dan menutup pabriknya pada tahun 1913.