yang terlupakan (intermezo)

Agustus 4, 2010

Begitulah kawan,

Blog ini secara tidak disadari telah terlupakan beberapa saat.  Awalnya blog ini hendak dijadikan pendamping blog lain yang telah aku urus dan lumayan mendapat sambutan.

Namun seperti yang umum terjadi di masyarakat kita, mendua tanpa ilmu pasti sengsara, sehingga blog kedua ini akhirnya terlantar.

Untungnya (entah siapa yang mengingatkan)….blog ini muncul secara gak sengaja, dan sejak hari ini telah diniatkan untuk tetap tampil.

Tetapi agar tidak berbenturan dengan blog yang satu lagi, maka konten blog ini akan fokus pada romantika kendaraan dan jalan raya serta tak lupa arena balap. Adapun artikel yang sudah terlanjur di posting pada waktu lalu dan tidak ada hubungannya dengan kendaraan dan arena balap, tetap akan dipertahankan dan tidak akan dihapus. Itung-itung sebagai pengingat dan kenangan.

Jujur saja, saya gak nyangka blog yang terlupakan ini tetap mendapat kunjungan dari pembaca…..

terimakasih atas kunjungannya, jangan segan untuk memberi komentar


jagoan Honda tahun 2010 segera meluncur

Mei 17, 2010

Honda akhirnya memperkenalkan sepeda motor baru mereka yang berteknologi tinggi VFR1200F 2010. Motor baru Honda yang direncanakan tersedia di pasaran mulai kuartal kedua tahun ini, mengusung fitur-fitur menawan: mesin besar berkapasitas 1.237cc berpendingin air konvigurasi V-4 dengan sudut 76 derajat V-4, Throttle By Wire, Unicam ® valvetrain, Transmisi opsional Dual Clutch : mode otomatis dan mode manual, slipper clutch pada VFR1200F versi manual, fairing aerodinamis dengan teknologi pelapis motoGP, dan seabreg kelebihan lainnya.

Tanpa pakai lama, silahkan cermati gambar dan spesifikasi berikut ini.

VFR1200F / VFR1200F

Model

VFR1200F / VFR1200F with Dual Clutch Automatic Transmission

Engine Type

1237cc liquid-cooled 76° V-4

Bore and Stroke : 81mm x 60mm

Compression Ratio : 12.0:1

Valve Train : SOHC; four valves per cylinder

Induction

PGM-FI with automatic enrichment circuit, 44mm throttle bodies and 12-hole injectors

Ignition

Digital transistorized with electronic advance

Transmission

Six-speed (VFR1200F) / Six-speed automatic with two modes and manual mode (VFR1200F with Dual Clutch Automatic Transmission)

Final Drive : Shaft

Suspension:
Front: 43mm cartridge fork with spring preload adjustability; 4.7 inches travel
Rear: Pro Arm single-side swingarm with Pro-Link® single gas-charged shock with remote spring preload adjustability and rebound damping adjustability; 5.1 inches travel

Brakes:
Front: Dual full-floating 320mm discs with CBS six-piston calipers with ABS
Rear: Single 276mm disc with CBS two-piston caliper with ABS

Tires
Front: 120/70 ZR17 radial
Rear: 190/55 ZR17 radial

Wheelbase : 60.8 inches (1545mm)

Rake : (Caster angle): 25°30’

Trail : 101.0mm (4.0 inches)

Seat Height : 32.1 inches (815mm)

Fuel Capacity : 4.9 gallons

Color: Red

Curb Weight*

591 pounds (VFR1200F) / 613 pounds (VFR1200F with Dual Clutch Automatic Transmission)

*Includes all standard equipment, required fluids and full tank of fuel–ready to ride.


Buell Motor Company

Mei 13, 2010

Buell Motor Company adalah produsen sepeda motor amerika yang berlokasi di East Troy, Wisconsin, didirikan oleh Erik Buel mantan engineer dari produsen sepeda motor terkenal amerika : Harley-Davidson. Perusahaan ini  berdiri pada tahun 1983, dan berhasil membangun motor RW750 yang di tujukan untuk dapat bersaing dalam ajang AMA Formula1, namun balap tersebut dibatalkan. Buell beralih membangun motor sport jalan raya dengan mengandalkan mesin buatan Harley-Davidson.

Pada tahun 1993 Harley-Davidson membeli kepemilikan perusahaan ini hingga 49% dan akhirnya pada tahun 2003 kepemilikan Buell 100% berada di tangan Harley-Davidson. Namum sayangnya pada bulan Oktober 2009, Harley-Davidson mengumumkan tidak lagi memproduksi Buell dan memilih berkonsentrasi pada merk Harley-Davidson.


lagi: pemain sepakbola kena serangan jantung

Mei 9, 2010

Daftar pemain sepakbola yang meninggal saat bertanding kembali bertambah. Seorang pemain Brasil meninggal karena serangan jantung setelah sempat pingsan di lapangan.

Seperti dilansir yahoosport, Minggu 9 Mei 2010, pemain yang diketahui namanya Frederico Da Costa Pinheiro atau akrab di sapa Pred ini meninggal saat berlaga di ajang Carioca atau divisi dua Brasil.

Gelandang 26 tahun ini mengalami serangan jantung saat timnya Mesquita tengah bertandang ke Rio de Janeiro menyambangi markas tim Cabofrienseini. Fred merupakan pemain pinjaman Mesquita dari klub America.

Setelah membuat para pemain dilapangan panik, Fred sempat dilarikan ke rumah sakit di Cabo Frio. Namun ia akhirnya meninggal setelah beberapa saat tiba di rumah sakti.

Sebagai pemiliknya, klub America mengaku belum mendapat informasi yang jelas mengenai tragedi yang menimpa pemainnya itu. America sendiri merupakan klub yang dipimpin mantan pemain Barcelona dan pahlawan Brasil, Romario.

Goran Tunjic menjadi pemain terakhir sebelum Fred yang masuk dalam daftar pebola meninggal di lapangan. Bek 32 tahun yang bermain untuk Mladost Kroasia ini tersungkur saat melawan Hrvatski Sokola.

Pemain Sevilla Antonio Puerta juga masuk dalam daftar pemain meninggal di lapangan hijau pada Agustus 2007 silam. (Mrc)

VIVAnews


sepeda motor kuno amerika : 1

Mei 7, 2010

Pembaca dan pengunjung, beberapa postingan kedepan, Masgiey akan menampilkan sesuatu yang klasik yang berasal dari daratan amerika. Perlu diketahui, dalam sejarahnya AS juga merupakan produsen sepeda motor, namun mereka tidak sempat menikmati kejayaan seperti para produsen sepeda motor Jepang saat ini. Bahkan saat ini di sana populasi motor Jepang telah menyaingi produk asli mereka.

Bicara tentang sepeda motor asal amerika, saat ini yang paling terkenal di seluruh penjuru dunia hanya satu nama: Harley Davidson, padahal sebelumnya pesaing terberat Harley adalah Indian. Tetapi pada masa-masa awal tahun 1900-an industri sepeda motor di amerika seperti jamur di musim penghujan.

Artikel tentang sepeda motor kuno ini MasGiey culik dari howstuffworks.com setelah melalui editing sesuai gaya MasGiey tentunya. Selamat menikmati.

Sepeda motor Marsh 1904 dibangun oleh Marsh bersaudara, salah satu dari produsen sepeda motor pertama di wilayah Pantai Timur Amerika pada saat itu. Berlokasi di Brockton, Massachusetts, Marsh bersaudara membangun sebuah sepeda bermotor tahun 1899, dan memproduksinya secara teratur pada tahun berikutnya.

Marsh membuat mesin sendiri untuk sepeda bermotornya, sesuatu yang tidak lazim pada saat itu, karena banyak produsen yang tidak membuat mesin sendiri bagi produknya. Mesin yang di buat marsh memiliki persamaan kerja dengan mesin saat ini, tetapi kalau bicara tentang pengapian, jelas sangat-sangat berbeda. Perbedaanya, adalah karena mesin ini tidak dilengkapi dengan generator, sehingga ketika aki telah kehabisan power maka mesin akan mati.

Mesin produksi pertama memproduksi daya kurang dari 2 hp, sedangkan mesin balap yang mereka bikin pada tahun 1902 mempunyai daya 6 hp dan sanggup berlari hingga 60 mil/jam.
Pada 1905, Marsh bersaudara bekerja sama dengan Charles Metz dan sepeda motor yang dihasilkan disebut Marsh & Metz, atau hanya MM

Marsh & Metz merupakan salah satu perusahaan pertama yang menawarkan mesin V-twin dengan sudut 45 derajat pada tahun 1906. Dua tahun kemudian, muncul V-twin dengan sudut 90 derajat, yang diklaim memiliki keseimbangan mesin yang lebih baik.
Tetapi kejayaan sang produsen pelopor tidak berlangsung lama, seperti halnya banyak produsen saat itu yang terlindas oleh ketatnya persaingan, sehingga MM harus menutup pabriknya pada tahun 1913.

Sebuah catatan penting, Marsh 1904 sedikit lebih dari sekedar sepeda bermotor dengan rancangan yang baik, dan dengan set up untuk balap bisa berlari 60 mph.


duh..sopporter…..

April 26, 2010

Pertandingan lanjutan kompetisi ISL antara Persija melawan Persiba, di menangkan oleh tuan rumah.  Terus terang saya mengagumi pembagian tugas yang di atur oleh pelatih Persija.

BP yang sudah tidak kelihatan tajinya, tidak di posisikan sebagai goal geter, sebuah posisi yang aneh. Tetapi peran dia sebagai pengumpan jelas terbukti efektif untuk memenangkan Persija.

Tetapi di balik kemenangan manis tim tuan rumah, terus terang saya masih tidak mengerti jalan pikiran sebagian supporter tim orange ini. Mau mendukung tim kesayangan kok pada bawa macam-macam senjata, ini mau nonton bola atau mau bikin kerusuhan? Beruntungnya, petugas dari Kepolisian melakukan razia sehingga bekal yang aneh-aneh tadi sempat di amankan.

Sebuah ironi bagi pendukung Persija, sebagian dari mereka mendukung / menuntut perbaikan kinerja PSSI, tetapi sebagian yang lain kok malah tidak memperbaiki citra sepakbola. Harusnya bertindak yang fair dong, kalau menuntut pihak lain untuk berkinerja bagus, supporter juga harus begitu.

Saya yakin, senjata-senjata yang di bawa oleh para supporter bukan arahan dari pengurus Persija atau organisasi pedukung di bawahnya, tetapi murni dari semangat vandalisme individu.

Walau bagaimanapun, hal tersebut tetap menjadi tugas para ketua dan pengurus  kelompok supporter untuk menertibkan anggotanya.  Bukankah lebih nyaman jika menonton pertandingan tanpa kerusuhan? Dan tolong di ingat, kerusuhan yang di timbulkan akan membawa dampak buruk bagi tim kesayangan anda. Apakah masih ingin ada partai usiran tanpa penonton?

Kalau sebuah tim sering  mendapat sanksi partai usiran dan tanpa penonton, tim kesayangan akan di tinggalkan penyandang dana.  Kalau begini  boro-boro bisa juara, degradasi atau bahkan mati suri.



terompet afsel super birisik

April 25, 2010

Sebuah pertandingan olah raga tanpa di hadiri penonton, bagaikan sayur tanpa garam. Setujukan?

Dalam sebuah pertandingan, kehadiran penonton dapat membangkitkan semangat bagi tim yang di dudukung, seperti AREMA misalnya.  Tetapi dapat juga menjadi bumerang bagi tim yang didukung, seperti yang dialami Persebaya. Kita sudah jamak mendengar sanksi dari komdis PSSI terhadap tim peserta ISL atas tindakan anarkhis dari pendukung kesebelasan..

Penonton pertandingan biasanya akan bersorak, bertepuk tangan, membunyikan berbagai alat musik bahkan kadang membuat tarian atau berpenampilan menarik seperti yang sering kita lihat pada pendukung tim samba: Brazil. Penonton pertandingan paling tenang mungkin hanya terjadi pada pertandingan catur, yang akan bertepuk tangan ketika pertandingan telah usai.

Dalam pertandingan tennis sekelas Wimbledon, penonton akan memberikan applaus ketika salah seorang peserta berhasil mendapatkan point, sedangkan ketika pertandingan masih berlangsung, penonton hanya diam menyimak. Lain lagi dengan gelaran pertandingan bulu tangkis yang di laksanakan di Indonesia. Sepanjang pertandingan, dukungan penonton tidak pernah berhenti dan puncaknya ketika pertandingan telah selesai.

Suara bergemuruh dari penonton kadang menjadi pemicu semangat bagi semua pemain, tidak pandang dari tuan rumah atau dari tamu. Seperti gelaran bulutangkis yang di laksanakan di Indonesia. Pemain dari Negara eropa justru menikmati sorak sorai dan berbagai bebunyian dari penonton kita, bagi mereka hal itu adalah bentuk dukungan bagi mereka juga. Kenapa? Karena ketika pertandingan di hajat di Negara eropa, penonton cenderung bersikap sedang menikmati pertandingan tennis, alias sepi ketika permainan masih berlangsung dan bereaksi ketika bola telah mati. Jadi sorak sorai penonton kita tidak menjadi kendala bagi pemain eropa karena mereka juga menikmati.

Tetapi ketika pertandingan sepakbola, pemain eropa mungkin akan stress melihat tingkah penonton kita yang anarkhis. Jangankan mereka, kita yang nonton TV di rumah aja sebel lihat gaya preman mereka.

Anda tentu pernah melihat pertandingan di Piala Konfederasi yang di hajat di Afsel tahun 2009 kemarin kan? Bagaimana kesan anda terhadap penonton yang hadir di stadion?  Secara umum mereka tertib dan luar biasa banyaknya.

Satu hal yang mengganggu dari aksi penonton Afsel adalah berisiknya suara terompet yang mereka tiup. Bahkan ketika saya menonton pertandingan di TV, suara terompet benar-benar mengganggu, jadi nonton bola sembari kesel.

Para pemain yang ketika itu bertanding merasa sangat terganggu, kecuali mugkin perkecualian bagi pemain tuan rumah. Bahkan Xabi Alonso, gelandang tim Spanyol mengaku sangat terganggu suara terompet, mengganggu komunikasi antar pemain katanya. Penonton bola di Afsel bisa dijadikan senjata untuk menteror lawan-lawan Afsel di seluruh pertandingan nantinya.

Kalau pada hajatan piala dunia nanti tidak ada larangan terompet, anda dapat mendengar sendiri betapa berisik dan tidak nyaman menonton pertandingan-pertandingan yang seharusnya menarik. Suer deh, kalau penonton Afsel masih bertahan dengan terompetnya, jauh lebih nyaman menonton pertandingan yang telah di laksanakan di berbagai  benua sebelumnya.

Afrika Selatan bener-bener berisik.